IPB University Terpilih Terima KOICA Grant Aid 2026 Demand Survey, Siap Dorong Swasembada Pangan Nasional

Setelah melalui proses seleksi yang sangat panjang, IPB University resmi terpilih sebagai penerima KOICA Grant Aid 2026 dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS). Hibah prestisius ini diberikan dalam rangka mendukung ketahanan pangan nasional melalui peningkatan produksi dan produktivitas beras.

Hibah ini diajukan melalui BAPPENAS dan IPB University ditunjuk sebagai Project Implementing Unit (PIU) yang bertanggung jawab atas pelaksanaan kegiatan. Proposal yang diajukan mengusung judul:“Harnessing Rice Production and Productivity: Extending from Agricultural Activities to Rural Development and Sustainability”. Diharapkan dari terselenggaranya kegiatan tersebut dapat mendorong swasembeda pangan di Indonesia.

Korea International Cooperation Agency (KOICA) External Expert Reviewers

for Review Procces of KOICA Grant Aid 2026 – IPB University

 

Sebagai bagian dari proses evaluasi dan validasi proposal, tim External Expert dari KOICA Grant Aid Demand Survey 2026 melakukan kunjungan langsung ke IPB University pada tanggal 13–17 Januari 2025. Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan peninjauan dan diskusi mendalam terkait rencana program kerja IPB dalam mengelola hibah KOICA.

Kegiatan hari pertama dimulai dengan pengenalan IPB University dan pemaparan Research Roadmap oleh Rektor IPB. Acara ini juga dimeriahkan dengan sesi pemberian cinderamata serta presentasi singkat dari Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Pengembangan Masyarakat Agromaritim, perwakilan KOICA Indonesia, dan BAPPENAS.

Agenda dilanjutkan dengan kunjungan lapangan ke Rice Center Sawah Baru yang didampingi langsung oleh tim IPB, serta diskusi yang dilakukan secara mendalam membahas proposal di BRI WORK IPB oleh Tim IPB University dengan Tim KOICA dan dihadiri oleh perwakilan BAPPENAS.

Paparan Strategis dan Kunjungan Lapangan

Hari kedua diisi dengan presentasi dari BAPPENAS, Kementerian Pertanian, dan Tim Penyusun Proposal KOICA IPB yang dipaparkan secara rinci oleh Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang, Sekretaris Lembaga Riset Internasional Pangan, Gizi, dan Kesehatan IPB University. Tim juga mengunjungi Rice Center di Pamijahan, Bogor, untuk melihat langsung potensi lapangan.

Hari ketiga, kegiatan berpusat di Auditorium Thoyib Hadiwijaya, Fakultas Pertanian IPB University, dengan agenda pemaparan lanjutan dari tim penyusun proposal, dilanjutkan Exhibition of Rice Research dan kunjungan ke berbagai laboratorium strategis seperti Molecular Lab, Biotechnology and Molecular Lab, Integrated Lab of Plant Protection, Soil Chemistry Lab, dan AWS Data Center yang didampingi secara langsung oleh Tim Ahli dari IPB University.

Hari keempat, pembahasan proposal dilanjutkan dengan lebih mendalam dipimpin kembali oleh Prof. Dr.-Ing. Azis Boing Sitanggang. Selain itu, tim KOICA juga dibagi untuk mengunjungi Rice Center di Pamijahan Bogor dan Ciasem, Subang,sebagai lokasi pengembangan utama yang menjadi bagian dari proposal.

Sinergi Internasional untuk Pangan Berkelanjutan

Kunjungan lima hari ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang menghasilkan sejumlah kesepakatan dan catatan penting sebagai langkah menuju finalisasi hibah. Secara keseluruhan, kegiatan berlangsung lancar, produktif, dan penuh semangat kolaboratif.

Melalui hibah ini, diharapkan IPB University mampu mengakselerasi transformasi sektor pertanian, khususnya beras, menuju sistem yang berkelanjutan, efisien, dan berdampak luas bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *