Pelatihan Computable General Equilibrium (CGE) dan Aplikasinya – International Center for Applied Finance and Economics
📢 Pelatihan Computable General Equilibrium (CGE) dan Aplikasi nyaManfaat :
📢 Pelatihan Computable General Equilibrium (CGE) dan Aplikasi nyaManfaat :
Bogor, Kamis, 12 Juni 2025 – Kuliah Series Perdagangan Internasional dan Computable General Equilibrium (CGE) yang merupakan kolaborasi antara Pascasarjana Ilmu Ekonomi IPB dan InterCAFE IPB, kembali digelar dan telah memasuki pertemuan kesebelas. Pada kesempatan ini, topik yang dibahas adalah keseimbangan ekonomi makro dalam kerangka SNSE (Sistem Neraca Sosial Ekonomi), yang merupakan bagian penting dalam membangun model CGE.
Daftar Nama Peserta & Nomor Sertifikat PELATIHAN KEPELABUHANAN TIPE-A MANAGEMENT LEVEL, ANGKATAN-51 Kerjasama PKSPL-IPB & Ditjen Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan RI Tanggal 23 – 29 November 2025
SRM Institute of Science and Technology, India dan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengunjungi Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH), IPB University dalam rangka membangun kerja sama di bidang material hijau bertempat di Gedung PPLH IPB (15/12/2025). SRM Institute of Science and Technology, India yang diwakili oleh Dr. Rangabhashiyam Selvasembian selaku Kepala Departemen Ilmu dan Teknik Lingkungan, menyampaikan ketertarikan mereka untuk melakukan kerja sama di bidang penelitian material hijau bersama PPLH IPB. Saat ini mereka telah bekerja sama dengan (BRIN) khususnya kelompok keahlian yang saat ini dipimpin oleh Prof. Widya Fatriasari di Research Center for Biomass and Bioproduct, BRIN.
Musi Banyuasin–OKU Timur, 11 Desember 2025 — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University berkolaborasi dengan Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Ditjen Migas) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia melaksanakan survei lapangan sebagai tahapan awal penyusunan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL–UPL) untuk rencana pengembangan jaringan gas di Provinsi Sumatera Selatan.
Peneliti sekaligus Kepala Pusat Penelitian Lingkungan Hidup, Lembaga Riset Internasional Lingkungan dan Perubahan Iklim (PPLH LRI LPI) IPB University Dr. Yudi Setiawan, M.Env.Sc berhasil meraih hibah penelitian (riset) dari Asia-Pacific Network for Global Change Research. Dalam kesempatan wawancara (11/11/2025) di Gedung PPLH IPB, Dr. Yudi Setiawan menyampaikan bahwa Riset ini bersifat multi-kolaboratif karena melibatkan lembaga penelitian, kampus dalam dan luar negeri, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta kementerian terkait. “Riset ini melibatkan peneliti-peneliti dari IPB University, Kementerian Kehutanan, Kampus luar negeri yang berasal dari Universiti Putra Malaysia, Universiti Teknologi Malaysia, University of Tokyo, ada BRIN juga,” rincinya.
IAS threatens biodiversity, ecosystem services, and productivity in equatorial ecosystems. According to the UN-CBD (Law No. 5 of 1994), IAS are species introduced and spread beyond their natural ranges, threatening the native ecosystems. This study investigates IAS-driven ecological disruption in two biodiversity hotspots in Indonesia: Baluran and Ujung Kulon National Parks. In Baluran, the invasion of Vachellia nilotica has transformed the native savanna structure, while in Ujung Kulon, Arenga obtusifolia jeopardises the critical foraging habitat for the endangered Javan rhinoceros. We propose an integrative framework for predicting and managing IAS dynamics under climate change. The project combines genomics to detect adaptive traits, satellite-based remote sensing to map habitat changes, and mechanistic modelling to forecast spatial-temporal invasion risk. Beyond site-specific solutions, this research advances regional cooperation by co-developing NbS with protected area authorities and key stakeholders. The project will develop a replicable IAS risk modelling platform, inform early warning systems, and provide strategic guidance aligned with the ASEAN IAS pathway and post-2020 global biodiversity targets. By bridging science, technology, and policy, this study enhances regional capacity for IAS prevention and control, contributes to achieving SDGs 13 and 15, and presents a novel model for cross-border ecological resilience in the face of accelerating environmental change.
Bandung, 28 November 2025 — Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perundingan Perdagangan Internasional menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) …
Jakarta, 6 Desember 2025 — Pusat Kajian Sumberdaya Pesisir dan Lautan (PKSPL) IPB University menerima kunjungan studi dari …
Bogor, 23 November — Upaya penguatan kapasitas sumber daya manusia sektor maritim kembali diperkuat melalui kerja sama antara …